Lies of P membawa pemain ke kota fiksi Krat, sebuah metropolis gelap penuh mekanisme rusak, boneka hidup, dan teka-teki moral. Lingkungan di kota ini dirancang dengan estetika gotik yang tebal—lorong sempit berbayang, jalan utama yang diliputi kabut, dan pabrik tua yang berderak. Eksplorasi di Krat bukan sekadar jalan dari satu titik ke titik lain, tetapi mengungkap lapisan cerita yang tersembunyi melalui suasana dan detail dunia.
Setiap jalan, bangunan, atau ruang bawah tanah terasa seperti fragmen naratif visual yang menambah misteri di balik kehancuran kota. Dunia Krat tidak ramah; justru penuh bahaya, jebakan, serta makhluk yang mempertahankan wilayahnya dengan agresif. Sensasi ini mendasari identitas soulslike—di mana pemain harus selalu waspada dan belajar dari pengalaman sendiri.
Sistem Pertarungan Soulslike yang Menantang
Pertarungan di Lies of P dirancang menuntut ketepatan, timing, dan strategi. Musuh hadir dengan pola dan telegrap yang bisa dipelajari, tetapi kesalahan kecil pun bisa berakibat fatal. Combat bukan sekadar menekan tombol; pemain harus memanfaatkan dodge, counter, dan manajemen stamina untuk bertahan dan menyerang dengan efektif.
Sensasi setiap tembakan, tebasan, atau manuver menghindar terasa berat dan bermakna. Berbeda dengan action RPG yang lebih cepat, Lies of P menuntut kesabaran, pengamatan, dan respon yang matang. Ini membuat kemenangan terasa sangat memuaskan karena berasal dari pembelajaran dan penguasaan mekanik permainan di zeus99.
Mekanik Senjata Transformasi yang Kreatif
Salah satu fitur paling menarik di Lies of P adalah sistem senjata transformasi. Banyak senjata dalam permainan dapat berubah bentuk secara real-time—sebuah pedang bisa bertransformasi menjadi senjata jarak jauh, atau tombak berganti bentuk menjadi alat lain yang memberi keunggulan situasional. Transformasi ini bukan sekadar efek visual, tetapi memberi dampak nyata pada kerusakan, jangkauan, dan strategi pertempuran.
Fitur ini memberi kebebasan taktis. Pemain dapat beralih antar bentuk sesuai situasi musuh atau medan, menciptakan gaya bermain yang sangat personal. Sistem ini membantu menjaga variasi gameplay dan memberi ruang eksperimen build yang unik.
Narasi Distorsi dari Kisah Pinokio
Lies of P mengambil inspirasi dari kisah klasik Pinokio, tetapi mengolahnya menjadi narasi yang jauh lebih gelap dan filosofis. Pemain mengendalikan Pinocchio, sebuah boneka yang mencari “kemanusiaan” di tengah dunia yang rusak. Tema besar mengenai kebenaran, kebohongan, identitas, dan moralitas muncul kuat melalui cerita, dialog, dan simbolisme yang tersebar di seluruh permainan.
Pilihan pemain dapat memengaruhi jalannya narasi dan perkembangan karakter, membuka lapisan cerita yang berbeda tergantung pada keputusan yang diambil. Pendekatan ini memberi bobot emosional dan reflektif yang jarang ditemukan di genre soulslike.
Kenapa Lies of P Layak Dimainkan
Lies of P menawarkan pengalaman soulslike yang matang—dunia gelap penuh lore, pertarungan taktis yang memuaskan, mekanik senjata inovatif, serta narasi yang menggugah pikiran. Kombinasi elemen ini menciptakan RPG aksi yang tidak hanya menantang, tetapi juga memberi makna emosional dan strategis.
Bagi penggemar soulslike dan RPG aksi dengan kedalaman cerita, Lies of P adalah pengalaman yang wajib dicoba—a game yang menghormati genre sekaligus memperkenalkan identitas unik yang berbeda dari game lain.